0882022044248
KUtim

Anak Muda Berau Menunggu Bola di Tengah Derasnya Investasi

$rows[judul]

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketika investasi dan pembangunan fisik terus mewarnai wajah Kabupaten Berau, persoalan lain justru muncul dari balik gemuruh kemajuan.

Namun berbeda dari kritik yang hanya menyoroti minimnya pelatihan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, memandang persoalan ini dari sisi ekosistem ketenagakerjaan yang dianggap belum terbangun secara utuh.

Menurutnya, masalah utama bukan semata kurangnya peluang atau terbatasnya fasilitas pelatihan, melainkan tidak adanya keterhubungan nyata antara industri dan proses pembentukan tenaga kerja lokal. 

Waris menilai, Balai Latihan Kerja (BLK) memang penting, tetapi keberadaannya tidak otomatis menjadikan anak muda Berau kompetitif jika pelatihannya tidak mengarah pada kebutuhan industri yang berkembang di daerah.

“Selama pelatihan berjalan sendiri dan dunia kerja berjalan sendiri, anak muda kita tetap akan menjadi penonton,” kritiknya.

Untuk itu, dirinya mendorong pola baru seperti perusahaan masuk langsung ke ruang pelatihan, terlibat dalam penyusunan kurikulum hingga sertifikasi, sehingga peserta BLK tidak sekadar terampil, tetapi memenuhi standar rekrutmen industri.

Menurutnya, saat investasi tumbuh tetapi tenaga kerja lokal tidak naik kelas, pembangunan justru kehilangan maknanya. “Tujuan akhirnya bukan hanya membuka peluang kerja, tetapi memastikan peluang itu benar-benar bisa diraih anak muda Berau,” tegasnya. (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)