Meditama.id, TANA PASER – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Paser resmi memiliki kepemimpinan baru untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan jajaran pengurus digelar di Aula Rimbawan, Sabtu (7/2/2026), dan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah serta pengurus BKPRMI dari seluruh kecamatan.
Kasrani dipercaya memimpin BKPRMI Kabupaten Paser menggantikan Nasraddin. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum BKPRMI Kalimantan Timur, Miftah Faridl M, sebagai tanda dimulainya amanah baru bagi kepengurusan periode lima tahun ke depan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Paser, Ir. Romif Erwiandi, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Paser. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol dukungan terhadap peran strategis BKPRMI dalam pembinaan generasi muda berbasis masjid.
Dalam sambutannya, Romif Erwiandi menyampaikan apresiasi atas kontribusi BKPRMI dalam menggerakkan dakwah dan pembinaan umat di Kabupaten Paser. Ia menegaskan bahwa BKPRMI memiliki posisi penting sebagai motor penggerak pemuda masjid dalam membentuk karakter generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.
“BKPRMI diharapkan mampu memakmurkan masjid dan mengoptimalkan peran TK/TPA serta remaja masjid di setiap desa dan kecamatan. Dari sanalah akan lahir generasi Qur’ani yang menjadi fondasi masa depan daerah,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah secara bertanggung jawab dan selaras dengan visi dan misi organisasi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di Bumi Daya Taka.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Gerakan Masyarakat Membangun Generasi Qur’ani sebagai bagian dari upaya mewujudkan Paser Tuntas melalui penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Dengan kepengurusan baru ini, BKPRMI Kabupaten Paser diharapkan mampu menghadirkan program-program yang adaptif dan inspiratif, serta menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan, edukasi, dan pengembangan potensi generasi muda. (adv)
Tulis Komentar