Meditama.id, SANGATTA - Camat Sangatta Utara, Hasdiah, memastikan bahwa revitalisasi kawasan STQ tidak hanya berorientasi pada penataan ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga, tetapi juga tetap memberi ruang bagi para pedagang kecil. Ia menegaskan bahwa keberadaan UMKM lokal merupakan bagian penting dari dinamika ekonomi warga yang harus tetap difasilitasi.
“Pedagang tetap ada. Mereka tetap kami akomodir. Hanya saja tidak boleh ada bangunan permanen supaya kawasan itu tetap bisa dipakai olahraga dan kegiatan warga,” jelasnya.
Dalam konsep penataan baru, kawasan STQ dirancang menjadi ruang publik terpadu yang ramah keluarga. Ruang terbuka hijau, area UMKM, dan zona bermain anak digabungkan dalam satu kawasan agar seluruh anggota keluarga dapat beraktivitas di tempat yang sama.
“Kalau bapaknya olahraga, ibunya bisa belanja, anaknya bisa bermain. Satu kawasan tapi lengkap,” ungkap Hasdiah.
Penataan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk menghadirkan ruang publik yang produktif, aman, ramah keluarga, dan mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal. Revitalisasi STQ diharapkan menjadi model ruang kota yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga inklusif bagi semua lapisan masyarakat.(adv)
Tulis Komentar