Meditama.id, SANGATTA - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat strategi layanan informasi publik agar penyampaian program pembangunan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Salah satu langkah utamanya adalah memperluas kanal publikasi melalui media digital, media cetak, hingga pemanfaatan videotron di dua bandara besar di Kalimantan Timur, yakni APT Pranoto Samarinda dan SAMS Sepinggan Balikpapan.
Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, mengatakan videotron menjadi media yang efektif karena mampu menjangkau ribuan penumpang setiap harinya. Menurutnya, konten capaian dan progres pembangunan daerah harus bisa diakses secara mudah dan dalam format yang lebih menarik. “Melalui videotron di bandara, kami ingin informasi Kutai Timur bisa terlihat oleh lebih banyak orang, termasuk tamu dari luar daerah,” ujarnya saat ditemu belum lama ini.
Ronny menegaskan bahwa penguatan informasi tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga harus menyentuh wilayah pedesaan. Ia menyebut kontribusi insan pers lokal sangat penting agar pembangunan di desa dapat terekspos dengan baik. “Kami berharap rekan-rekan pers bisa mengangkat lebih banyak berita dari desa. Keberhasilan pembangunan itu harus bisa terlihat sampai di wilayah paling jauh,” jelasnya.
Selain optimalisasi kanal publikasi, Diskominfo Kutim juga mengedepankan keterbukaan informasi agar masyarakat mendapatkan informasi resmi yang akurat. Ronny memastikan pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh media agar tidak ada distorsi informasi yang berkembang.
“Peran media sangat penting dalam menjaga arus informasi tetap sehat. Kami akan terus bersinergi agar informasi pemerintah tersampaikan dengan benar, cepat, dan dapat dipercaya,” tegasnya.(adv)
Tulis Komentar