Meditama.id, TANA PASER – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Paser menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) ke-2 yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang PMII Kabupaten Paser, Minggu (8/2/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Aula Rimbawan KPHP Kendilo, Kecamatan Tanah Grogot.
Mukercab yang mengusung tema “Sinergitas dan Optimalisasi Peran Alumni dalam Mengawal Paser TUNTAS” ini dihadiri jajaran pengurus IKA PMII Paser, perwakilan Pengurus Besar PMII yang diwakili Wakil Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para kader PMII yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi Fadli menegaskan bahwa PMII memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa sejak berdiri pada 1960. Menurutnya, PMII tidak hanya dikenal sebagai organisasi kader, tetapi juga telah melahirkan sumber daya manusia yang berkontribusi nyata dalam pembangunan dan pemerintahan.
“PMII mampu bertahan dan beradaptasi dengan dinamika zaman, mulai dari isu sosial, politik, hingga digital, tanpa meninggalkan jati diri ideologisnya,” ujarnya.
Bupati menilai trilogi Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh yang menjadi landasan PMII telah membentuk karakter kader yang religius, intelektual, dan memiliki kepedulian sosial. Ia juga menyoroti komposisi kepengurusan PMII saat ini yang didominasi generasi milenial dan generasi Z, sehingga dituntut lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurut Fahmi, kepengurusan PMII Kabupaten Paser yang baru dilantik merupakan kader-kader ideologis dan berintegritas yang memiliki potensi besar sebagai calon pemimpin masa depan daerah.
Kepada Ikatan Alumni PMII Kabupaten Paser, Bupati berharap Mukercab ke-2 ini mampu melahirkan program kerja yang tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga memperluas kontribusi alumni di tengah masyarakat. Alumni PMII diharapkan dapat menjadi penghubung aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan sosial.
“Kontribusi alumni sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi Paser Tuntas, yakni masyarakat Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Fahmi Fadli mengajak PMII dan para alumninya untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis namun konstruktif. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan secara santun dan beretika.
“Kritik itu penting. Sampaikan melalui dialog, audiensi, atau forum resmi dengan solusi yang membangun. Pemerintah siap mendengar,” pungkasnya. (adv)
Tulis Komentar