Keterangan Gambar : Dedy Okto Nooryanto
Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar peningkatan status kampung tidak sekadar menjadi pencapaian administratif di atas kertas.
Ia menegaskan kenaikan status tersebut harus berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam mendorong status kampung-kampung di Berau menjadi lebih maju.
Namun, ia menekankan perlunya kesiapan matang di tingkat bawah agar proses pembangunan berjalan secara menyeluruh, bukan hanya formalitas.
"Peningkatan status kampung ini kita dukung, tapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai hanya jadi capaian di atas kertas," ujarnya.
Salah satu poin yang disoroti Dedy adalah validitas dan pembaruan data di tingkat kampung. Ia menilai akurasi data merupakan basis utama agar program pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dedy juga mengingatkan pemerintah kampung untuk segera beradaptasi dengan perubahan metode penilaian Indeks Desa (ID) yang kini mencakup enam dimensi.
Menurutnya, kampung kini dituntut tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan tata kelola pemerintahan, layanan publik, hingga aspek sosial lingkungan.
"Sekarang indikatornya lebih luas. Kampung tidak bisa hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tapi juga harus memperhatikan administrasi, pelayanan, dan akuntabilitas," tegasnya.
Dalam upaya mewujudkan kampung mandiri, Ketua DPRD Berau menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi lokal. Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan sektor UMKM dimintanya dikelola secara serius agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga yang berkelanjutan.
Dedy juga mendorong Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) untuk memastikan proses penilaian status benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Ia berharap sinergi antara DPMK dan pemerintah kampung dapat ditingkatkan guna memastikan proses peningkatan status berjalan efektif dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi penduduk setempat.
"Kalau ekonomi kampung bergerak, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Ini yang harus terus didorong agar kampung benar-benar mandiri dan memiliki daya saing," tuturnya. (adv/jek)
Tulis Komentar