Meditama.id, SANGATTA - Di tengah dinamika pembangunan desa yang terus berkembang, Muhajir, Kepala Desa Sangatta Selatan, tampil sebagai figur yang berkomitmen kuat pada percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Sejak memimpin desa, ia terus menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, program pembangunan yang terukur, dan respons yang sigap terhadap kebutuhan warga.
Salah satu fokus utama Muhajir adalah memastikan seluruh program yang telah direncanakan dalam APBDes berjalan maksimal. Meski sempat mengalami penyesuaian anggaran akibat perubahan kebijakan di tingkat pemerintah, Desa Sangatta Selatan tetap berhasil merealisasikan sekitar 70 persen program pembangunan tahun ini.
“Kami tetap berupaya menjalankan seluruh kegiatan sesuai perencanaan. Meski ada rasionalisasi anggaran, kegiatan prioritas tetap kami laksanakan,” ujar Muhajir, Rabu (26/11/2025).
Selain mendorong penyelesaian program APBDes, Muhajir juga aktif mengawal usulan-usulan pembangunan melalui Musrenbang Desa. Namun, dari sejumlah usulan tersebut, baru satu yang terealisasi pada tahun ini, yaitu pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
Sisanya, kata Muhajir, masih menunggu tindak lanjut. “Usulan Musrenbang itu hasil kesepakatan masyarakat. Kami harap ini bisa menjadi perhatian pemerintah kabupaten,” ungkapnya.
Dalam aspek pembangunan lingkungan berbasis RT, Muhajir juga mengambil langkah proaktif. Meski dana bantuan keuangan khusus sebesar Rp250 juta per RT belum cair, ia tetap memulai beberapa kegiatan sebagai bentuk percepatan pembangunan.
“Beberapa program sudah berjalan berdasarkan usulan dari musyawarah RT. Kami optimis semuanya bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Muhajir juga menyoroti penguatan kelembagaan ekonomi di desa melalui program Koperasi Merdeka (KDMP). Struktur sudah terbentuk, namun pembangunan gerai KDMP masih terkendala lahan. Pemerintah desa terus berupaya mencari solusi, termasuk membuka peluang hibah dari warga atau pembelian lahan.
Tidak hanya fokus pada pembangunan, Muhajir juga dikenal sigap dalam menangani kedaruratan, terutama banjir yang beberapa kali melanda wilayahnya. Ia memastikan tim desa selalu siap membantu evakuasi warga, menyalurkan kebutuhan mendesak, dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk penanganan lebih lanjut.
“Untuk pencegahan banjir, kewenangan kami terbatas. Tapi untuk penanganan saat kejadian, kami selalu siap turun langsung membantu masyarakat,” kata Muhajir.
Di balik sikapnya yang tegas, Muhajir tetap mengedepankan musyawarah sebagai dasar pengambilan keputusan. Baginya, pembangunan desa bukan hanya soal proyek, tetapi bagaimana setiap langkah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat percepatan pembangunan dan fokus pada pelayanan masyarakat, Muhajir terus menggerakkan Desa Sangatta Selatan menuju desa yang lebih maju, tertata, dan tangguh. (adv)
Tulis Komentar