0882022044248
Iklan DPRD Paser

Penataan Wisata Kuliner Berau Harus Disertai Solusi bagi Pedagang

$rows[judul] Keterangan Gambar : Sumadi

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Penataan kawasan wisata kuliner di Kabupaten Berau perlu dilakukan secara menyeluruh agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. DPRD Berau menilai langkah tersebut harus diiringi dengan solusi yang jelas bagi para pedagang agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi mengatakan selain sektor utama yang sudah berkembang, pemerintah daerah juga perlu mengoptimalkan sektor lain seperti perkebunan dan usaha kuliner.

“Sektor lain itu masih kita maksimalkan termasuk sektor perkebunan. Begitu juga kuliner termasuk yang kita usulkan,” katanya.

Ia menjelaskan sektor kuliner memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM. Karena itu, penataan kawasan kuliner perlu dirancang dengan baik agar mampu menampung lebih banyak pedagang sekaligus menciptakan kawasan yang nyaman bagi pengunjung.

Menurut Sumadi, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperluas kawasan wisata kuliner sehingga aktivitas perdagangan tidak menumpuk di satu lokasi saja.

“Maka dari itu kami menyarankan agar kawasan wisata kuliner diperlebar dan yang terpenting ada distribusinya. Ini yang harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Dengan adanya distribusi yang lebih merata, pedagang dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam menjalankan usahanya. Selain itu, kawasan kuliner yang tertata dengan baik juga dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah.

Namun, Sumadi menekankan bahwa penataan kawasan kuliner tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa mempertimbangkan kondisi pedagang yang sudah lama berjualan di lokasi tertentu.

“Jangan sampai mereka yang berjualan dilarang oleh pemerintah tapi belum ada solusi yang dihadirkan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mengedepankan dialog dengan para pedagang sebelum mengambil kebijakan penertiban. Dengan pendekatan yang tepat, penataan kawasan kuliner tidak hanya menciptakan ketertiban, tetapi juga tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk mencari nafkah. (adv,/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)