0882022044248
Iklan DPRD Berau

DPRD Berau Minta Penerapan Parkir Elektronik di PSAD Tak Menyulitkan Masyarakat

$rows[judul]

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Menjelang penerapan sistem parkir elektronik di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak justru membebani masyarakat, terutama para pedagang dan pengunjung pasar tradisional terbesar di Kabupaten Berau itu.

Menurut Arman, digitalisasi pengelolaan parkir merupakan langkah positif untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pendapatan daerah. Namun, ia menilai pentingnya kesiapan teknis dan sosial agar implementasinya berjalan mulus tanpa menimbulkan keluhan di lapangan.

“Kita mendukung digitalisasi, termasuk sistem parkir elektronik. Tapi jangan sampai penerapannya nanti justru menyulitkan masyarakat. Harus ada sosialisasi dan masa uji coba terlebih dahulu,” ujarnya saat ditemui.

Sistem parkir elektronik di PSAD nantinya akan menggunakan kartu langganan bagi pengguna tetap, seperti pedagang dan karyawan toko, sementara pengunjung umum akan dikenakan sistem tiket elektronik harian.

Arman menilai, konsep kartu langganan tersebut bisa efektif jika diatur dengan jelas dan biayanya masih dalam batas wajar.

“Kalau untuk pedagang yang setiap hari keluar masuk pasar, sistem langganan memang lebih praktis. Tapi tarifnya harus wajar dan tidak memberatkan,” terangnya.

Ia juga mengingatkan agar Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Diskoperindag Berau sebagai pelaksana program memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang siap digunakan, mulai dari alat pembaca kartu (scanner), sistem cadangan bila terjadi gangguan jaringan, hingga petugas lapangan yang memahami prosedur dengan baik.

“Kita tahu tidak semua warga familiar dengan teknologi. Jadi petugas di lapangan harus siap membantu, bukan malah menambah kerumitan. Pemerintah juga perlu menyiapkan opsi pembayaran tunai selama masa transisi,” jelas politisi muda dari PKB tersebut.

Arman menambahkan, penerapan sistem parkir elektronik akan membawa dampak positif jika dilakukan dengan prinsip transparansi dan pelayanan publik yang mudah diakses. Ia berharap kebijakan ini tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.

“Kalau pengelolaannya baik dan transparan, masyarakat pasti mendukung. Yang penting, mereka merasa dilayani dan tidak dipersulit,” tegasnya.

Arman memastikan DPRD Berau akan terus mengawasi proses penerapan parkir elektronik di PSAD, termasuk mengevaluasi efektivitas sistem dan dampaknya terhadap aktivitas para pedagang.

“Kami ingin program ini berjalan lancar, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkasnya (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)