0882022044248
Iklan DPRD Berau

Festival Olahraga Disabilitas di Balikpapan Jadi Magnet Bagi Ratusan Peserta

$rows[judul]

Meditama.id, BALIKPAPAN – Gelaran Festival Olahraga Disabilitas yang diprakarsai National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur disambut meriah di Balikpapan. Sabtu (30/8/2025), sebanyak 493 peserta disabilitas dari berbagai usia turut ambil bagian, menjadikan Balikpapan sebagai tuan rumah dengan jumlah peserta terbanyak dalam rangkaian roadshow ini.

Para peserta berkesempatan mencoba sekaligus diperkenalkan dengan sejumlah cabang olahraga, mulai dari tenis meja, bulutangkis, boccia, catur, hingga anggar. Suasana di lokasi tampak penuh semangat, dengan sorak sorai dan dukungan dari keluarga serta komunitas penyandang disabilitas.

Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto, menyebutkan bahwa animo peserta di Balikpapan melebihi ekspektasi panitia. “Jumlah pesertanya hampir dua kali lipat dari Bontang. Ini menunjukkan bahwa penyandang disabilitas di Balikpapan sangat antusias untuk ikut serta,” katanya.

Ia menegaskan, festival ini bukan hanya sekadar ajang perkenalan olahraga, melainkan juga langkah awal untuk menjaring bibit atlet difabel yang berpotensi berprestasi. “Harapan kami, dari festival ini lahir atlet-atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah hingga nasional,” tambahnya.

Selain roadshow festival, NPCI Kaltim saat ini tengah fokus menyiapkan atlet terbaik menuju ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2025 di Jakarta pada November mendatang. Empat cabang olahraga akan diikuti, yakni atletik, tenis meja, bulutangkis, dan renang.

“Persiapan terus kami lakukan, termasuk pemusatan latihan yang dijadwalkan pada Oktober. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk menempa mental dan kemampuan para atlet pelajar,” ujar Suharyanto.

Festival ini rencananya akan terus berlanjut ke kabupaten dan kota lainnya di Kaltim, sebagai upaya NPCI membangun ekosistem olahraga disabilitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)