0882022044248
Iklan DPRD Berau

Ketua Komisi III DPRD Berau Soroti Pembinaan Atlet BerauPrestasi Tidak Bisa Lahir Tanpa Kesejahteraan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah.

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Berbagai persoalan yang disampaikan KONI Berau mengenai pembinaan atlet, khususnya fenomena perpindahan atlet unggulan ke daerah lain disebut faktor kesejahteraan. 

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah menegaskan, prestasi daerah tidak mungkin dicapai jika kebutuhan dasar para atlet masih diabaikan.

Perkembangan olahraga di Berau sebenarnya menunjukkan tren positif, terlihat dari semakin maraknya komunitas olahraga serta tingginya minat masyarakat di berbagai cabang, terutama atletik. 

Namun, dirinya menilai hal itu belum sejalan dengan dukungan pendanaan dan perhatian yang memadai untuk pembinaan atlet.

“Kita tidak bisa berharap banyak jika kesejahteraan atlet tidak diperhatikan. Mereka pindah karena ada daerah yang menawarkan kepastian dan dukungan lebih baik. Ini harus menjadi alarm bagi kita semua,” tegasnya.

Politisi Partai Nasdem itu mendorong, Dispora dan KONI Berau menyusun strategi lebih serius, termasuk memetakan kebutuhan anggaran riil pembinaan. 

Dirinya juga membuka peluang untuk melibatkan perusahaan swasta sebagai mitra pendukung, sejalan dengan praktik di sejumlah daerah lain yang sukses menggabungkan anggaran pemerintah dan CSR untuk peningkatan prestasi atlet.

“Kerja sama dengan swasta itu perlu. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, karena pembinaan atlet itu panjang dan berkelanjutan,” ujarnya.

Terkait persiapan Porprov 2025 dan target menuju PON 2028, Liliansyah meminta evaluasi menyeluruh dilakukan sejak dini. 

Dirinya menekankan, pentingnya menjaga atlet berprestasi tetap bertahan di Berau, sekaligus menyiapkan bibit baru dari usia dini.

“Kalau pembinaan berjalan baik dan kesejahteraan dijamin, tidak ada alasan atlet meninggalkan daerah,” pungkasnya. (adv/jek)


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)