Meditama.id, BALIKPAPAN – Konsistensi dalam pembinaan menjadi kunci utama kepercayaan diri tim hoki Balikpapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) 2025 di Samarinda, 3–12 November mendatang.
Meski didominasi pemain muda, skuad Balikpapan diyakini tetap kompetitif berkat pengalaman bertanding di berbagai level nasional. Bendahara Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan, Nur Asiah, menyebut para atlet muda saat ini merupakan hasil proses panjang pembinaan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.
“Sebagian besar pemain kita pernah turun di Kejurnas Hoki Junior 2025 di Bandung. Jadi meskipun muda, mereka sudah punya pengalaman dan mental tanding. Kami optimis bisa merebut dua emas untuk kategori outdoor,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Pada BK Porprov nanti, Balikpapan menurunkan 40 atlet yang terbagi atas 20 putra dan 20 putri. Asiah menambahkan, latihan intensif terus dilakukan menjelang keberangkatan ke Samarinda pada Minggu (2/11).
“Di dalam tim masih ada beberapa pemain senior untuk menjaga keseimbangan. Tapi mayoritas memang generasi baru,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua FHI Balikpapan Al Kuwait menilai capaian tim hoki Balikpapan selama ini bukan hasil instan, melainkan buah dari program pembinaan berkesinambungan yang terus dijaga.
Selain rutin mengikuti ajang nasional, tim hoki Balikpapan juga baru saja menorehkan hasil positif di Turnamen Hoki Indoor Andara Cup II 2025, yang digelar September lalu di Auditorium STT Migas Balikpapan.
“Regenerasi berjalan baik dan hasilnya mulai terlihat. Potensi medali di Porprov nanti tetap ada, asalkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat terus mengalir,” ujarnya.
Dengan kesiapan yang matang, hoki Balikpapan berharap mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus memperkuat fondasi pembinaan atlet muda menuju Porprov 2026 di Paser. (tim)
Tulis Komentar