Meditama.id, TANAH GROGOT – Upaya menekan angka pengangguran terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser. Melalui program “Paser Tuntas” dan “Pasti Vokasi” tahun anggaran 2026, sebanyak delapan pelatihan kejuruan bersertifikat resmi digulirkan bagi masyarakat usia produktif.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Paser, Rizky Noviar, mengatakan program ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja kompeten sekaligus membuka peluang wirausaha baru. Seluruh peserta diwajibkan ber-KTP Paser serta lolos verifikasi administrasi dan kualifikasi.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari strategi daerah menyiapkan SDM siap kerja dan siap usaha,” ujar Rizky, Rabu (25/2/2026).
Salah satu pelatihan yang tengah berlangsung adalah kejuruan Cleaning Service yang digelar di Embarkasi Haji Balikpapan sejak 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PT Bina Multi Cipta Indonesia dan diikuti 91 peserta selama 12 hari pelatihan intensif.
Sebelumnya, pelatihan Security juga telah dimulai pada 23 Februari 2026 dengan menggandeng PT Berlian Putra Reksindo Balikpapan. Pembukaan pelatihan ini turut dihadiri Kasubdit Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Kaltim, AKBP Budi Heriawan.
Rizky menegaskan, peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi. Bagi kategori “Siap Kerja”, Disnakertrans akan memfasilitasi penyaluran tenaga kerja ke perusahaan mitra. Sedangkan peserta kategori “Wirausaha” akan diintegrasikan dengan dukungan permodalan tanpa bunga melalui skema Paser Tuntas.
Untuk memastikan program tepat sasaran, Disnakertrans memprioritaskan warga kurang mampu. Proses validasi dilakukan dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Paser.
Adapun pelatihan tahun ini dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung Februari–Maret meliputi kejuruan Cleaning Service (91 peserta), Security (20), Administrasi Perkantoran (16), dan Tata Boga (16).
Tahap kedua dijadwalkan April–Mei, mencakup Barbershop (16), Make Up Artist/MUA (16), Desain Grafis (16), dan Mekanisasi Pertanian (16).
Program yang diluncurkan Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari pada akhir Januari lalu itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus mendorong lahirnya pelaku UMKM baru di Kabupaten Paser. (adv)
Tulis Komentar