0882022044248
KUtim

Diskominfo Kutim Gandeng Media Lokal Cegah Hoaks dan Distorsi Informasi

$rows[judul]

Meditama.id, SANGATTA- Penyebaran hoaks yang semakin masif membuat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur memperkuat kerja sama dengan media lokal sebagai benteng utama informasi. Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, menilai keberadaan media lokal sangat strategis dalam mengonfirmasi informasi sebelum tersebar ke publik.

“Penyebaran informasi tidak boleh dihalangi. Tapi aturan dasar jurnalistik itu jelas: harus konfirmasi dulu,” ujar Ronny ujarnya saat ditemu belum lama ini.

Menurutnya, sebagian besar hoaks yang masuk ke Kutim justru berasal dari media luar daerah, sehingga proses klarifikasi menjadi lebih sulit. “Banyak hoaks bukan dari media Kutim. Ini yang membuat penyelesaiannya lebih rumit,” ungkapnya.

Karena itu, sinergi dengan media lokal dianggap sangat penting. Ronny meminta media Kutim agar tetap menjadi garda terdepan dalam menyampaikan klarifikasi dan melawan disinformasi. “Kinerja teman-teman media lokal itu sangat menentukan. Mereka yang bisa menangkal berita negatif,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Diskominfo terus mempelajari pola penyebaran hoaks dan meningkatkan kapasitas internal agar tidak salah dalam merespons isu yang berkembang. “Yang paling penting adalah membangun ekosistem informasi sehat bersama-sama,” tutupnya.(adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)