Meditama.id, BALIKPAPAN – Crystalin Handball League 2025 tak sekadar melahirkan juara, tetapi juga menjadi fondasi pembinaan jangka panjang bola tangan di Kota Balikpapan. Kompetisi yang berlangsung sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 itu resmi berakhir di Lapangan STT Migas, Minggu (18/1/2026), dengan munculnya puluhan atlet muda potensial.
Pada kategori Sekolah Dasar (SD), SD Negeri 001 Balikpapan Utara tampil dominan dengan berhasil menyandingkan gelar juara. Sementara itu, persaingan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan ketat. Kategori putra berhasil dimenangkan oleh SMP Negeri 6 Balikpapan, sedangkan kategori putri diraih SMP Negeri 1 Balikpapan.
Sekretaris Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Balikpapan, Dwi Chandra Hariwibowo, mengatakan Crystalin Handball League dirancang sebagai agenda pembinaan berkelanjutan, bukan sekadar turnamen tahunan.
“Dari liga ini kami tidak hanya melihat hasil pertandingan, tetapi juga memantau potensi atlet sejak usia pelajar. Ini bagian dari proses jangka panjang pembinaan bola tangan Balikpapan,” ujarnya.
Menurut Dwi Chandra, pihaknya telah memetakan atlet-atlet yang menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk mereka yang belum tergabung dalam latihan rutin pengurus cabang. Dari hasil pemantauan Liga 1, tercatat sebanyak 20 atlet putra dan 20 atlet putri telah diproyeksikan untuk disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) periode 2030–2034.
Ke depan, ABTI Balikpapan berencana melanjutkan kompetisi setelah tahun ajaran baru dimulai pada Juli mendatang. Rencana tersebut mencakup pembukaan Liga 2 yang akan diisi oleh tim-tim baru atau peserta perdana.
“Nantinya Liga 2 akan menjadi ruang bagi sekolah atau tim yang baru bergabung, sehingga pembinaan bisa lebih merata dan berjenjang,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberlanjutan kompetisi menjadi kunci lahirnya atlet berkualitas dan berdaya saing. “Ini modal awal yang sangat penting bagi masa depan bola tangan Balikpapan,” pungkasnya. (tim)
Tulis Komentar