0882022044248
KUtim

Momentum Transformasi Berau Menuju Masa Depan Berkelanjutan

$rows[judul]

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung menilai peringatan hari jadi tahun ini harus dimaknai sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan inovasi di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang kian dinamis.

“Kebersamaan adalah fondasi utama kemajuan. Kalau daerah ingin terus melangkah maju, persatuan harus menjadi pegangan utama,” ujarnya.

Nurung menegaskan, keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat Berau merupakan modal sosial yang besar dalam menjaga harmoni dan mempercepat pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Berau yang lebih maju dan mandiri.

“Mari jadikan peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga awal semangat baru untuk membangun Berau yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.

Terkait arah pembangunan daerah, Nurung menilai Pemkab Berau telah berada di jalur yang tepat sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya pembaruan ide dan strategi agar program pembangunan tetap adaptif terhadap tantangan zaman.

“Perubahan terjadi sangat cepat. Pemerintah harus berani berinovasi agar pembangunan tidak stagnan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurung menyoroti ketergantungan ekonomi Berau terhadap sektor batu bara yang dinilai masih terlalu tinggi. Ia mengingatkan, sumber daya alam memiliki batas, sehingga daerah perlu mulai beralih ke sektor yang lebih berkelanjutan.

“Batubara tidak bisa diandalkan selamanya. Berau harus menyiapkan alternatif ekonomi seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang bisa menopang kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” tuturnya.

Dengan mengoptimalkan potensi lokal dan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis Berau mampu bertransformasi menjadi daerah yang maju secara ekonomi, tangguh secara sosial, dan berkelanjutan secara lingkungan.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah kerja keras dan komitmen bersama. Jika kita bersatu, Berau bisa tumbuh menjadi kabupaten yang mandiri dan berdaya saing,” tandasnya.

Menutup pernyataannya, Nurung menyampaikan pesan optimistis bahwa semangat kebersamaan yang telah terjalin menjadi modal kuat untuk melangkah menuju masa depan Berau yang lebih baik.

“Kita punya semua modal: sumber daya, budaya, dan semangat gotong royong. Tinggal bagaimana kita menyatukan langkah untuk mewujudkan Berau yang sejahtera dan berkelanjutan,” pungkasnya (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)