0882022044248
Iklan DPRD Berau

Optimalisasi RSUD Baru Dinilai Perlu Strategi Insentif Dokter Spesialis

$rows[judul]

Meditama.id, TANJUNG REDEB - Rampungnya pembangunan RSUD Tanjung Redeb memang menjadi capaian besar bagi sektor kesehatan di Kabupaten Berau. 

Namun, di balik fasilitas baru terselip pekerjaan rumah lain yang dinilai lebih mendesak memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis. 

Alih-alih hanya berfokus pada bangunan, pemerintah daerah didorong untuk menyiapkan strategi yang mampu menarik dan mempertahankan tenaga medis profesional.

Sudut pandang ini disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, yang menilai,  permasalahan klasik kekurangan dokter spesialis tidak boleh kembali terjadi sebagaimana di RSUD Abdul Rivai.

"Karena, pelayanan kesehatan di bangunan baru akan sia-sia jika tidak diiringi pemenuhan tenaga medis," jelasnya.

Ia mengingatkan, banyak warga selama ini terpaksa berobat ke Tarakan, Samarinda, atau Balikpapan karena layanan spesialis belum optimal di Berau.

Frans menegaskan perlunya Pemerintah Daerah menghadirkan kebijakan insentif yang menarik, baik dari sisi pendapatan, fasilitas, hingga jaminan karier, agar tenaga spesialis bersedia bertugas di daerah. 

Ia juga mengungkap hasil kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Tarakan, yang dinilai memiliki sistem dan sumber daya medis jauh lebih siap. 

Karena itu, dirinya berharap RSUD Tanjung Redeb bukan hanya selesai dibangun, tetapi benar-benar mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang setara dengan daerah rujukan. 

“Fasilitas boleh megah, tapi tenaga profesional adalah kunci,” tandasnya. (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)