Meditama.id, TANJUNG REDEB – Pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pariwisata kembali menjadi sorotan.
Namun kali ini, fokus bukan semata-mata pada pemerintah, melainkan pada kolaborasi generasi muda sebagai motor percepatan promosi wisata daerah.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Suharno menilai, anak muda memiliki peran strategis dalam memajukan pariwisata melalui kreativitas digital yang kini menjadi tren global.
Dirinya menyebut, keberhasilan promosi pariwisata di banyak daerah tidak lepas dari kontribusi para konten kreator lokal yang aktif mempublikasikan daya tarik wisata melalui berbagai platform digital.
Berau, dengan potensi wisata alam dan budaya yang besar, menurutnya memiliki peluang yang sama untuk dikenal luas jika generasi mudanya terlibat aktif.
“Sekarang bukan lagi soal seberapa bagus destinasi kita, tapi seberapa kreatif kita memperkenalkannya. Anak muda Berau punya kemampuan itu,” ujarnya.
Ia menegaskan, media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga YouTube bukan hanya sarana hiburan, tetapi ruang ekonomi yang dapat mengangkat citra pariwisata sekaligus membantu UMKM di kawasan destinasi.
Pihaknya optimistis, jika pemerintah dan generasi muda bergerak bersama dengan strategi promosi digital yang masif, kunjungan wisatawan akan meningkat dan memberi dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kreativitas anak muda adalah aset, dan saat ini pariwisata Berau membutuhkannya,” pungkasnya. (adv/jek)
Tulis Komentar