Keterangan Gambar : Gideon Andris
Meditama.id, TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Kabupaten Berau mendorong Pemkab Berau untuk segera melakukan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan daerah.
Infrastruktur pendukung, terutama fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dinilai masih menjadi kendala utama dalam memaksimalkan kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian daerah.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris menyebut meskipun Berau memiliki kekayaan laut yang melimpah, pemanfaatannya saat ini belum mencapai titik optimal. Padahal, Berau memiliki posisi strategis sebagai pemasok kebutuhan ikan untuk wilayah Kalimantan.
Gideon menekankan penguatan sistem pengelolaan hasil tangkapan harus menjadi prioritas. Keberadaan TPI yang representatif dinilai bukan hanya sebagai tempat transaksi, melainkan instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga dan kualitas produk nelayan.
"Potensinya besar, tapi belum dimanfaatkan maksimal. Jika TPI diperkuat, distribusi hasil laut akan lebih tertata dan ada kepastian harga bagi nelayan," ujar Gideon.
Ia menambahkan, fasilitas TPI yang memadai sangat krusial untuk menjaga mutu atau kualitas ikan tetap tinggi hingga ke tangan konsumen. Begitu juga transparansi harga untuk menghindari praktik perdagangan yang merugikan nelayan kecil.
"Adanya TPI juga mempercepat rantai pasok dari laut ke pasar," sebutnya.
Pihaknya pun meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan sarana dan prasarana di titik-titik strategis dengan aktivitas penangkapan tinggi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Berau sebagai daerah produsen ikan utama di Kalimantan.
Menurut Gideon, dukungan infrastruktur yang kuat akan membuka jalan bagi pengembangan sektor hilir. Hal ini diprediksi tidak hanya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.
"Ini peluang besar yang harus dikelola dengan baik. Dengan dukungan infrastruktur, sektor perikanan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah," tutupnya.(adv/jek)
Tulis Komentar