0882022044248
Iklan DPRD Berau

Piala Gubernur dan Wagub Kaltim Squash Open 2025: Ajang Pembibitan Atlet Menuju PON 2028

$rows[judul]

Meditama.id, BALIKPAPAN – Gelaran Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Squash Open 2025 resmi dimulai di Lapangan Squash Balikpapan, Kamis (23/10/2025). Sebanyak 91 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kompetisi bergengsi yang memperebutkan total hadiah Rp150 juta tersebut.

Ketua Panitia, Rasman Rading, mengatakan bahwa kejuaraan ini berlangsung hingga 26 Oktober mendatang dan mempertandingkan berbagai kelompok usia, mulai dari U-9 hingga kategori senior. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga sarana seleksi bagi atlet muda potensial dari Kalimantan Timur.

“Turnamen ini menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan para atlet daerah sebelum turun di level nasional,” ujarnya.

Peserta datang dari berbagai daerah seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, Sulawesi Tenggara, Jakarta, hingga Bandung. Dari total peserta, 69 atlet putra dan 22 atlet putri siap bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menilai turnamen ini menjadi momentum penting dalam membangun fondasi prestasi olahraga daerah. Ia optimistis Kaltim bisa bersaing di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat.

“Turnamen seperti ini sangat penting untuk evaluasi kemampuan atlet. Kami menargetkan satu medali emas dari cabang squash di PON 2028,” tegasnya.

Rusdiansyah juga menyebutkan bahwa pada PON Bela Diri Kudus, Kaltim berhasil menempati posisi keempat dengan raihan 15 emas, 15 perak, dan 26 perunggu. Capaian itu diharapkan menjadi motivasi untuk mencapai tiga besar nasional pada PON mendatang.

Sementara itu, Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa ajang ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah provinsi dalam membina dan mengembangkan olahraga squash.

“Pemerintah terus berkomitmen melahirkan atlet tangguh yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Kompetisi ini bukan hanya soal juara, tetapi juga soal proses pembelajaran, disiplin, dan sportivitas,” tuturnya.

Faisal menambahkan, Gubernur Kaltim menaruh harapan besar agar daerah ini mampu menembus tiga besar PON 2028. “Squash harus menjadi salah satu cabang yang menyumbang prestasi itu. Kita mulai dari pembinaan yang baik, salah satunya melalui Porprov 2026 di Paser nanti,” pungkasnya. (tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)