0882022044248
KUtim

Siap Perjuangkan Alokasi Anggaran Pembangunan untuk Pedalaman

$rows[judul] Keterangan Gambar : Dedy Okto Nooryanto

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menegaskan komitmen legislatif untuk memperjuangkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pedalaman pada tahun anggaran 2027. 

Dua proyek yang menjadi fokus utama adalah penanganan Jembatan Gunung Sari di Kecamatan Segah dan perbaikan Jalan Poros Pegat Bukur di Kecamatan Sambaliung. 

Dedy menilai kedua infrastruktur tersebut memiliki peran vital sebagai akses tunggal masyarakat yang berdampak langsung pada mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Jembatan ini satu-satunya akses masyarakat, harus jadi prioritas. Itu akan jadi atensi saya, agar bisa direalisasikan 2027,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan DPRD Berau akan mengawal proses perencanaan secara ketat guna memastikan usulan tersebut benar-benar terealisasi. 

Selain itu, Dedy menekankan pentingnya ketepatan waktu penganggaran dengan mendorong agar kedua proyek besar tersebut dimasukkan ke dalam anggaran murni, bukan pada anggaran perubahan. 

Langkah itu diambil untuk menjamin kualitas pekerjaan tetap maksimal mengingat keterbatasan waktu pelaksanaan jika dipaksakan pada akhir tahun.

“Kita di dewan fokus memperjuangkan anggarannya. Kalau di perubahan waktunya singkat, takutnya tidak maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi tersebut mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar lebih fokus mengakomodasi kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada titik-titik kerusakan jalan di Pegat Bukur yang kerap dikeluhkan warga. 

Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat berjalan optimal sehingga pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman tidak sekadar mengejar realisasi fisik, namun juga menjamin keberlanjutan manfaat bagi masyarakat luas.

“Pemda harus fokus untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Dedy.(adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)