0882022044248
Iklan DPRD Paser

Tanpa Dukungan Suporter, Persiba Hadapi Ujian Mental Kontra Persipura

$rows[judul]

Meditama.id, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan kembali dihadapkan pada situasi yang tak ideal saat menjamu Persipura Jayapura pada pekan ke-15 Pegadaian Championship di Stadion Batakan, Senin (12/1/2026) malam pukul 20.00 Wita. Bukan hanya tekanan hasil, laga ini juga akan berlangsung tanpa kehadiran penonton, membuat atmosfer pertandingan jauh dari kata menguntungkan bagi tuan rumah.

Absennya suporter praktis menghilangkan peran pemain ke-12 yang selama ini diharapkan mampu mendongkrak motivasi Beruang Madu. Dalam kondisi mental yang belum stabil akibat rentetan hasil minor, Persiba dituntut mengandalkan kekuatan internal tim untuk bertahan dari gempuran lawan.

Catatan Persiba di putaran kedua memang belum menggembirakan. Dari lima pertandingan yang telah dilakoni, tim asuhan Muhammad Nasuha belum sekali pun mencatat kemenangan. Empat kekalahan dan satu hasil imbang menjadi cermin sulitnya Persiba keluar dari tekanan, terlebih tiga kekalahan di antaranya terjadi di Stadion Batakan.

Situasi tersebut membuat Persiba masih tertahan di papan bawah klasemen Grup 2. Hingga pekan ke-14, Beruang Madu baru mengoleksi 11 poin dan menempati posisi ke-7, kondisi yang membuat setiap laga kini bernilai krusial.

Berbeda dengan tuan rumah, Persipura Jayapura justru datang membawa kepercayaan diri tinggi. Empat kemenangan dari lima laga terakhir menjadi bukti konsistensi Mutiara Hitam. Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Lukas Enembe, Persipura juga sukses menundukkan Persiba dengan skor tipis 1-0.

Pelatih Persiba, Muhammad Nasuha, tak menampik bahwa laga ini menjadi tantangan berat, terutama dari sisi mental pemain. Ia menyebut Persipura sebagai tim berpengalaman dengan kualitas individu yang mumpuni.

“Persipura tim yang kuat dan sedang dalam tren bagus. Kami harus fokus penuh sejak awal, apalagi pertandingan ini digelar di kandang meski tanpa penonton,” ujar Nasuha, Minggu (11/1/2026).

Lebih lanjut, Nasuha mengakui kondisi psikologis pemain menjadi pekerjaan rumah utama tim pelatih. Hasil yang belum berpihak disebutnya berpengaruh pada kepercayaan diri skuad.

“Tugas kami menjaga suasana tim tetap solid. Fokus, kebersamaan, dan kekompakan harus terus dijaga agar pemain bisa tampil maksimal,” tandasnya. (and)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)