0882022044248
Iklan DPRD Berau

Ketua DPRD Dukung DLHK Berau Dorong Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah Rumah Tangga Dedy Okto: Edukasi Lingkungan Harus Jadi Gerakan Berkelanjutan

$rows[judul]

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau yang aktif memberikan pelatihan dan penyuluhan pengelolaan sampah rumah tangga kepada masyarakat di 10 kelurahan.

Program ini dinilai menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan. “Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat, dimulai dari rumah masing-masing,” ujar Dedy

Menurut Dedy, kegiatan edukatif seperti pelatihan dan penyuluhan memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan kebiasaan baru masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Ia mengapresiasi inisiatif DLHK yang turun langsung ke lapangan untuk memberikan pemahaman praktis kepada warga. “Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah dan mengelola sampahnya sendiri, beban lingkungan akan jauh lebih ringan. Ini langkah kecil yang membawa dampak besar,” tuturnya.

Dedy menilai kegiatan yang digelar di 10 kelurahan tersebut merupakan langkah strategis menuju tata kelola sampah yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjadikan program tersebut sebagai gerakan berkesinambungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Program seperti ini jangan berhenti di satu atau dua kali pelatihan. Harus terus digalakkan, bahkan diperluas ke kampung-kampung. Karena perubahan perilaku butuh waktu dan pendampingan yang konsisten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Berau itu mendorong agar DLHK menggandeng komunitas lingkungan, sekolah, dan pelaku usaha untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah terpadu. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan mempercepat terciptanya sistem pengelolaan sampah yang efisien dan bernilai ekonomi.

“Jika semua elemen terlibat, pengelolaan sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru, seperti melalui kegiatan daur ulang, bank sampah, atau pemanfaatan limbah organik menjadi kompos. Ini sejalan dengan semangat ekonomi hijau yang sedang kita dorong di Berau,” jelasnya (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)