0882022044248
Iklan DPRD Paser

Paser Tuan Rumah Rakor PPPA Kaltim 2026, Dorong Penguatan Desa Ramah Perempuan dan Anak

$rows[judul]

Meditama.id, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim, Ir. Seno Aji, M.Si, di Pendopo Lou Bepekat, Rabu (11/2/2026) malam.

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Romif Erwinadi, M.Si, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Paser sebagai tuan rumah agenda strategis tingkat provinsi itu.

"Merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Paser pada tahun 2026 ini dapat menjadi tuan rumah Rakor PPPA se-Kalimantan Timur. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam perlindungan perempuan dan anak,” ujar Romif dalam sambutannya.

Ia menegaskan, penguatan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) tidak sekadar menjalankan program administratif, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan budaya di tengah masyarakat.

“Desa dan kelurahan harus menjadi ruang yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi. Lebih dari itu, harus mampu menjadi tempat tumbuhnya partisipasi perempuan dan anak dalam pembangunan,” tegasnya.

Rakor PPPA ini mempertemukan pemangku kepentingan dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah strategis, serta memperkuat komitmen bersama dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Romif Erwinadi juga menyerahkan Piagam Penghargaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Tahun 2026 Kabupaten Paser. Penyerahan penghargaan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim.

Adapun desa penerima penghargaan yakni Desa Janju (Kecamatan Tanah Grogot), Desa Songka (Kecamatan Batu Sopang), Desa Suliliran Baru (Kecamatan Pasir Belengkong), Desa Padang Jaya (Kecamatan Kuaro), Desa Tapis (Kecamatan Tanah Grogot), Desa Kelempangsari (Kecamatan Kuaro), dan Desa Mendik Makmur (Kecamatan Long Kali).

Melalui Rakor ini, diharapkan seluruh daerah di Kalimantan Timur semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak. (adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)