Keterangan Gambar : SAGA
Meditama.id, TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar lebih serius dalam melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur, baik di wilayah perkotaan maupun di seluruh kecamatan hingga daerah pedalaman.
Ia menegaskan pembangunan yang berkeadilan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditawar, mengingat seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk menikmati fasilitas publik yang layak.
Menurut Saga, selama ini pembangunan di Kabupaten Berau masih terkesan terpusat di wilayah kota. Padahal, wilayah kecamatan dan pedalaman juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan daerah, baik dari sektor ekonomi, sosial, maupun budaya.
Karena itu, perhatian Pemkab Berau harus diberikan secara merata agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan antarwilayah. “Pemerataan pembangunan itu sangat penting. Jangan sampai masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman merasa tertinggal atau dianaktirikan. Mereka juga warga Berau yang memiliki hak yang sama atas pembangunan dan fasilitas yang layak,” ujar Saga.
Ia menjelaskan, infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta akses air bersih dan listrik masih menjadi persoalan utama di sejumlah wilayah kecamatan dan pedalaman. Kondisi ini dinilai dapat menghambat aktivitas masyarakat sekaligus memperlambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Saga menilai, jika infrastruktur dibangun secara merata, maka dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat. Akses jalan yang baik, misalnya, akan memudahkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memperlancar mobilitas warga, serta membuka peluang investasi di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.
“Ketika infrastruktur memadai, masyarakat bisa lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari. Ekonomi bergerak, pelayanan publik meningkat, dan kualitas hidup masyarakat juga akan ikut terangkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Saga meminta agar Pemkab Berau tidak hanya fokus pada proyek-proyek besar di pusat kota, tetapi juga mendengarkan aspirasi masyarakat di kecamatan dan pedalaman yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.
“Pemerintah daerah harus turun langsung melihat kondisi di lapangan. Dengan begitu, pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Saga berharap ke depan Pemkab Berau dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sekaligus menegaskan bahwa DPRD Berau, khususnya Komisi III, akan terus mendorong dan mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur agar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah keadilan dan kesejahteraan bersama. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal. Baik masyarakat di kota maupun di pedalaman harus sama-sama merasakan kehadiran pemerintah melalui pembangunan yang nyata,” pungkasnya.(adv/jek)
Tulis Komentar