0882022044248
Iklan DPRD Paser

Disdikbud Kutim Perkuat Pelatihan Guru untuk Hadapi Kurikulum Baru dan Pembelajaran Digital

$rows[judul]

Meditama.id, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempercepat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidik melalui pelatihan berjenjang dan program kompetensi khusus yang dirancang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menghadapi dinamika pembelajaran digital dan penerapan kurikulum baru.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa pelatihan guru terbagi menjadi dua kelompok besar. Yakni, pelatihan temporer dan pelatihan terstruktur. Pelatihan temporer meliputi bimtek rutin, pelatihan tematik, hingga pendalaman khusus. Sementara pelatihan terstruktur fokus pada program berjenjang, termasuk pembelajaran inklusi dan pemanfaatan teknologi.

“Sekarang sudah banyak kebutuhan mendesak seperti deep learning dan e-coding. Dua ini harus dipahami guru karena menjadi bagian kurikulum baru,” ucapnya saat diwawancai belum lama ini.

Deep learning diarahkan untuk membiasakan guru menggunakan analisis data dan pendekatan teknologi, sementara e-coding dipersiapkan agar guru mampu menanamkan literasi digital kepada siswa sejak usia dini.

Selain pelatihan berbasis teknologi, pemerintah juga menargetkan setiap sekolah di Kutim memiliki minimal satu guru inklusi. Program pendidikan S2 inklusi yang dimulai pada 2024 pun terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang agar layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus dapat berjalan optimal.

Menurut Mulyono, kompetensi guru yang terus ditingkatkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga menentukan daya saing pendidikan Kutim secara keseluruhan.

“Kami ingin guru-guru Kutim terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Peningkatan kompetensi bukan lagi opsi, tetapi kebutuhan,” tegasnya. (adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)