Meditama.id, TANJUNG REDEB — Anggota Komisi III DPRD Berau, Sa’ga, menekankan pentingnya penataan prioritas program pembangunan daerah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi keuangan daerah.
Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026.
Sa’ga yang juga mewakili Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai penyelarasan anggaran harus dilakukan secara cermat mengingat terjadi penurunan proyeksi pendapatan daerah pada tahun 2026.
Menurutnya, langkah efisiensi tidak sebatas memangkas anggaran, namun memastikan program yang dijalankan memiliki pengaruh langsung terhadap capaian visi dan misi pembangunan daerah.
Ia menyebutkan, program berbasis kinerja harus menjadi orientasi dalam pelaksanaan APBD agar setiap rupiah dari keuangan daerah dapat memberikan output dan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kita harus mengambil langkah tepat agar pembangunan bergerak ke arah yang benar, bukan sekadar menghabiskan anggaran,” tegasnya.
Selain itu, Fraksi PPP juga menyatakan dukungan terhadap perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 terkait pajak dan retribusi daerah.
Perubahan tersebut dianggap penting sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.
Sa’ga berharap seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pelaksanaan APBD 2026 demi tercapainya pembangunan Berau yang lebih maju.
"Semoga langkah yang diambil mampu membawa kemajuan bagi daerah,” pungkasnya. (adv/jek)
Tulis Komentar